Lanjut ke konten

Gresik Butuh Masterplan Pembangunan

Februari 23, 2010

Sebentar lagi Gresik akan menghelat pesta demokrasi pemilihan kepala daerah langsung (pilkadal). Melihat komposisi calon, bisa dipastikan hanya nama-nama itu-itu saja yang bakal meramaikan ajang pilkadal ini. Siapa saja yang bakal terpilih, bagi masyarakat bawah itu tidak penting. Kemenangan seorang calon mungkin hanya penting bagi orang-orang dekatnya yang haus kekuasaan. Bagi masyarakat bawah, yang penting adalah para pemenang itu harus bisa mensejahterakan rakyat, ibarat dulu zaman kerajaan Majapahit, para pemenang pilkadal mesti mengucapkan sumpah palapa, tidak akan merasakan enaknya kekuasaan selagi masyarakat belum merasakan manfaatnya duluan.

Kalau kita perhatikan selama ini, setiap kali pergantian pemimpin, tidak banyak yang berubah pada wajah dan isi kota ini, kalaupun ada terkesan bahwa pembangunan yang dilakukan itu tidak terencana, tidak berdasarkan perencanaan pembangunan yang berkesinambungan (sustainable development).

Saya sebagai rakyat kecil tidak tahu, apakah pemerintah kabupaten Gresik ini memiliki masterplan pembangunan, misalnya dalam jangka waktu 25 tahun mendatang, diturunkan lagi menjadi 10 tahunan, diturunkan lagi menjadi 1 tahunan, dan sebagainya. Sehingga setiap pergantian kepala daerah, terjadi kesinambungan program. Jangan jadi kepala daerah jika hanya bisa membuat program dadakan, apalagi dadakan itu dipolitisasi lagi.

Yang kedua, rakyat mesti tahu masterplan itu. Jadi prinsip keterbukaan (transparansi) juga mesti dikedepankan. Jangan hanya elite-elite pemerintahan, ketua-ketua LSM, dan politisi saja yang diberikan informasi mengenai master plan itu. Kalau hanya mereka yang diberi tahu, maka kemungkinan besar terjadi penyimpangan. Siapa yang tidak tahu sih kalau mereka-mereka itu suka jual informasi dan saling peras.

Itu harapan kita bersama.[]

7 Komentar leave one →
  1. Februari 9, 2012 2:02 pm

    kenapa negeri kita tidak seperti malaysia? malaysia sudah sejahtera, maju menjadi negeri paling bersinar di asia tenggara.
    dan paling berjaya di antara negeri2 islam

  2. Februari 24, 2011 8:19 pm

    kangge sedoyo konco-konco sak derengipun ngapunten ngge, seng lali ngge monggo di ilengno ngge….

  3. Oktober 29, 2010 9:27 am

    jadi kalo ingin bangun jangan kita cuma nunggu pemerintah.saatnya kita mulai awali minim buang sampah i tempat sampah.stelah itu sampai menuju buang sampah politik di gresik.

  4. Agustus 21, 2010 3:54 am

    WORO-WORO WONG PANGKAH OJO LALI MBARI PANGANAN KHAS PANGKAH KOYOK WOKAWOK, GOBETAN,GETELOT. MBARI OJO LALI UNTUK SELALU MAIN KLANTINK

  5. Juni 14, 2010 3:41 pm

    gresik pembangunannya jalan ditempat, bertahun tahun hampir tidak ada perubahan apa2. sepertinya tidak mampu merbuat apa2. Disaat tetangga kiri kanan menjadi kota yg sangat maju bahkan jadi sorotan nasional karena kemajuannya, keadaan Gresik yg sebenarnya strategis hanya mampu tidur pulas…..
    semoga pimpinan yg baru cepat bangun dari tidur pulas

  6. adh22play permalink
    April 9, 2010 9:35 am

    setuju!!!!!

    gresik harus punya masterplan yang jelas…. terkoordinasi dengan baik apalagi gresik kan kota satelitnya surabaya..
    apakah kita cman mau nurut aja ama masterplannya surabaya tanpa berpikir apa yg terbaik untuk gresik????

    • Februari 24, 2011 8:16 pm

      Kulo ngge lare bungah rek.. piye kabare cah bunga sae-sae mawonta….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: